7000 Pekerja Gerai " Giant" Terancam PHK Massal -->

Kategori Berita

7000 Pekerja Gerai " Giant" Terancam PHK Massal

Tuesday 15 June 2021, June 15, 2021


By : Basril Basir
Editor : Yerrydewa

 Jakarta-Suara Kita News

     Sebanyak 7000 lebih pekerja gerai "Giant" di seluruh Indonesia, terancam jadi korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) massal akibat tutupnya  pusat perbelanjaan  tersebut mulai awal Juli 2021 ini, karena terus mengalami kerugian sejak dua tahun belakangan.
     Ini boleh dikatakan  pukulan  berat bagi pasar  dunia kerja, di tengah- tengah masih maraknya  pandemi Covid-19 yang berdampak,  banyak pekerja/pegawai yang terpaksa bekerja di rumah  atau Work From Home alias WFH.
     Mengantisipasi masalah yang bisa timbul  akibat PHK massal tersebut, pihak Kementerian Ketenaga- kerjaan (Kemenaker) langsung memanggil pihak manajemen induk gerai Giant PT Hero Supermarket Tbk, untuk dimintai penjelasannya tentang nasib 7000 lebih pekerja  yang terancam jadi korban PHK  massal di pusat perbelanjaan yang cukup terkenal tersebut.
     Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsosteg) Kemenaker Indah Anggoro Putri  mengatakan, pihaknya telah memanggil manajemen PT Hero Supermarket Tbk.
     Dikatakan, dari hasil  pertemuan  dengan  pihak  manajemen PT Hero, pihak manajemen akan berusaha menempatkan eks pekerja Giant ke unit usaha lain  dari perusahaan tersebut.
     " Namun nanti akan ada waktu tunggu dalam proses penempatan di unit usaha lain tersebut. Oleh karenanya kita membekali mereka keterampilan  sembil menunggu waktu tersebut," kata pihak manajemen  dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.
     Sementara pihak Kemenaker berencana memberikan  pelatihan vokasi bagi eks pekerja Giant yang terkena PHK massal. Dengan begitu katanya, pekerja yang ter- PHK  dapat meningkatkan atau alih keterampilan  sehingga dapat masuk  kembali ke pasar kerja  atau berwirausaha mandiri.
     " Ibu Menaker  sudah ada arahan kepada saya, Sekjen dan Dirjen Bina Pelatihan ( Binalatvokasi)  untuk mengundang para pekerja mantan  Giant guna mengikuti pelatihan di Balai Latihan kerja ( BKK)  Kemenaker," katanya.
     Tapi yang perlu ditelisik pihak Kemenaker adalah, jangan sampai PHK massal itu hanya merupakan akal- akalan  pihak manajemen saja untuk mengganti pekerjanya dengan yang baru yang lebih segar  dan lebih murah bayarannya, mengingat ada beberapa gerai Giant  yang tidak ditutup tapi digabung jadi satu yang bisa menjelma  jadi usaha baru atau bisnis baru nantinya. (**)

KAPOLSEK MAJALAYA

KAPOLSEK MAJALAYA

TerPopuler